1 Oktober 2013

Gadis Kecil ditengah Kota Besar

aku melihatnya dengan jelas meski
hanya sayup - sayup ku dengar
gelak tawa gadis kecil yang bersandar di dada laki - laki remaja
yang kurasa itu adalah kakaknya.
dan perempuan setengah baya disampingnya yang sedang
memandunya bernyanyi itu kurasa adalah ibunya.
penampilan mereka tak terlihat mewah tapi juga tidak lusuh
yang kulihat dengan jelas mereka terlihat bahagia,
sedangkan ketika ku alihkan pandanganku kesudut lain
aku melihat dengan jelas, yang kali ini aku tak dapat dengar apapun.
karena memang tak sedikitpun suara keluar dari
bibir mungil gadis kecil itu.
hanya..mata sayunya yang memandang kearah keluarga kecil itu
membuat aku mengerti gadis itu sedang berteriak.
berteriak sekencang mungkin didalam hatinya,
betapa ia iri melihat mereka.
iri mengapa ia tak dapat seperti gadis sebaya didepannya itu.
Tuhan...dimana keadilan yang kau janjikan kepada umatMU?
betapa ibanya aku melihat sesosok gadis kecil bertelanjang kaki
dengan botol kecil berisi beras ditangannya yang ia gunakan untuk
mengiringi suara lantangnya itu mengalunkan sebuah lagu,
sedang memandang iri gadis sebayanya,berharap mendapatkan
apa yang tak pernah ia dapatkan, namun orang lain dapatkan.
Tuhan..kemana orang tuanya? dimana saudara - saudaranya?
mengapa Engkau biarkan ia sendiri?
terdiam...memendam,ya..hanya memendam.
berkatapun pada siapa?
siapa yang akan peduli dengan keirian hati gadis kecil di kota keras ini?
tak ada..

Tiada ulasan:

Catat Ulasan