tadi...aku melihatmu,
memang ini bukan kali pertama,
tapi yang sudah terulang berkali -kali.
disini, ditempat yang sama,
ditempat yang selalu aku....dan kamu selalu datangi.
aku tahu kau juga melihatku,
walau entah apa mungkin kau mengingatku.
kita..tak jarang saling tatap,
namun tak pernah saling bicara.
entah apa yang ada diotakmu.
tapi yang ada di otakku..ingin sekedar tahu namamu.
kau terlihat menarik diantara puluhan
oh tidak..mungkin bahkan ratusan orang di peron ini.
ketika dikejauhan aku sudah sadar kaulah yang berdiri diujung peron sana
dengan sibuknya aku mengatur ekspresi ketika melaluimu
atau mengatur degub jantung serta hela nafasku
yang seketika tak beratur.
sesaat setelah kau terlalui oleh langkahku
kemampuanku hanyalah sebatas
melihatmu dari sudut mataku.
sempat terlintas pikiran menarik sudut bibir untuk tersenyum padamu
namun ternyata tak cukup kemampuanku.
kita saling tau walaupun tak saling kenal
dan sekejap saling tatap namun tak saling bicara.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan